Sudah beberapa malam aku tidak mampu untuk melelapkan mata. Mataku belum merasa haus mencari pejamnya. Di atas pembaringan empuk aku memeluk gelisah, apa gerangan pula dosa yang telah aku lupa?
Terkadang badanku memusing ke kiri kemudian ke kanan, kemudian ke belakang. Belum puas dengan itu ada pula kipas yang memutar laju menghilangkan panasku. Apakah nikmat Allah SWT yang telah aku dustakan? Ada pula bantal yang lembut menghampar kepala, tapi mengapa aku tidak puas? Adakah aku ini tidak mensyukuri nikmatMu Ya Rabbul Alamin?
Apakah tanda-tandaMu yang tidak aku kutip hari ini? Yang menjadikan aku ini di kalangan orang-orang yang rugi? Apakah pula maksiat yang telah aku halalkan buat diriku hari ini sedangkan Engkau nyata telah mengahramkan untukku? Adakah ini istidraj buatku tanda azabMu kian mendekatiku? Atau adakah ini jalan bagiMu memberikan hikmah untukku kembali?
Ya Rabb, cukuplah nikmatMu itu telah pun Engkau sempurnakan buat diriku ini atas redhaMu. Aku malu meminta lebih..Sedangkan sujudku padamu amat sedikit. Apakah Rasulullah SAW itu contoh untuk aku turuti, dan Engkau telah redha baginda sebagai kekasihMu dan NabiMu itu untuk aku ikut jalannya, tapi mengapa hatiku tidak kuat? Ya Rabb, telah sempurna nikmatMu ke atasku dan aku malu memohon lebih daripada yang Engkau kehendaki, sedangkan Rasulullah SAW yang taqwanya padaMu tidak terbanding tidur bertilamkan pelepah tamar, apa pula alasanku padaMu untuk tidak mengakui kebenaran kata-kataMu sedangkan aku tidur di atas katil yang begitu empuk? Sungguh yang demikian memang benar aku telah berdusta ke atas nikmatMu kiranya aku tidak bersyukur.
Apakah alasanku nanti bilamasa berhadapan denganMu Ya Rabb, aku meninggalkan kewajiban mengajak ke arah kebaikan dan memerangi kemungkaran, sedangkan Rasulullah SAW berlapar demi ummat seperti aku ini untuk merasai kenyang. Tapi aku masih pula berlazat-lazatan dengan makanan duniawi tidak pula aku membayarnya dengan jalan yang setimpal. Sungguh yang demikian memang benarlah aku telah berdusta ke atas nikmatMu kiranya aku tidak berfikir.
Apa alasan aku untuk tidak bersedekah sebahagian daripada rezekiMu yang Engkau turunkan atas rahmatMu buatku, sedangkan Rasulullah SAW sentiasa bersedekah meskipun dengan baju yang ada pada jasadnya yang mulia. Sungguh yang demikian memang benarlah aku telah benar-benar mendustai nikmat pemberianMu ke atasku..
Apa alasan aku untuk berbogel di hadapan manusia setelah Engkau kurniakan kepadaku pakaian-pakaian membaluti Auratku? Sedangkan para sahabat baginda SAW banyaknya memiliki hanya sehelai pakaian sudah cukup untuk hidup dibawah redhaMu.
Apa alasanku, apakah hujahku kelak bila saat Allah SWT menghisab aku? Tiada lagi talian hayat yang dapat menolongku melainkan neraka tempat aku lebih layak. Namun aku tidak pula sanggup menahan azabMu yang pedih, sedangkan air panas terkena pada jari sudah tidak aku redha sakitnya.
KeranaMu Tuhan Ar Rahman, rahmatilah aku seperti orang-orang yang Engkau redha, keranaMu Tuhan Ar Rahim sayangilahaku, kasihanilah aku Ya Rabb akan kelemahanku ini.. Ampunilah dosa-dosaku..Sujudku kepadaMu..Aku mengakui kesalahanku akan banyaknya dosaku ke atasMu..Aku berlindung kepadaMu daripada tindakanMu ke atasku..Ampunilah aku kerana tidak ada yang Maha Pengampun selain daripadaMu Ya Allah..akulah dikalangan yang rugi kiranya Engkau tidak menerima Taubatku…Terimalah Tasbih Terimalah Istigfar……
Saya bersaksi tidak ada yang diletakkan pengabdian, kebesaran, pergantungan, ketaatsetiaan melainkan Allah SWT dan saya bersaksi Muhammad itu HambaNya dan Rasulullah.




No comments:
Post a Comment
org sayang kat aku